Senja untuk Semua

Di Santorini, sebuah pulau kecil di Yunani, mereka berdatangan untuk menikmati [rumah-rumah menghadap ke pantai](http://www.flickr.com/photos/25108584@N00/2986786753/), songsong senja, amati belai terakhir matahari menyapu dinding, jendela, kincir angin, anak tangga, yang hampir semua dicat putih seolah ingin memberikan sebanyak mungkin cahaya untuk para pelancong. Sebuah harga untuk melepas penat warga Dunia Utara yang dingin dan pucat oleh musim.

Sunset for All People

Continue reading “Senja untuk Semua”

Fungsi Dasar

Ini percakapan setengah dasawarsa lalu antara saya dengan seorang
perempuan Betawi yang menikah dengan warga negara Belanda dan
tinggal di desa sekitar 30 km dari Groningen, ibukota provinsi.
Dia mengemukakan keheranannya tentang orang Belanda yang dia kenal
(tentu sangat sedikit dan tidak menggambarkan keseluruhan penduduk
Belanda) yang memilih tinggal di rumah sewa sepanjang hidupnya,
tidak berinisiatif membeli rumah sendiri, padahal dari sisi
finansial memungkinkan menurut hitungannya. Saat itu saya hanya
mendengarkan, mengangguk ringan, dan teringat “teori investasi”
sederhana oleh teman kuliah: daripada menyewa rumah, lebih baik
mengusahakan uang muka untuk membeli rumah, setelah itu uang sewa
rumah dapat dialihkan sebagai angsuran rumah; dengan demikian,
setelah rumah lunas, kita punya hasil berupa rumah tsb. Saya cukup
yakin, teori sederhana di atas diketahui dan disepakati oleh
mayoritas warga Indonesia.

Percakapan di atas ringan saja, kami tidak menelisik lebih jauh akar
penyebab budaya menyewa rumah di Belanda. Tidak juga mencari-cari
bahan terkait di media, malah sebenarnya tidak dapat dipastikan
klaim mitra bicara di atas sahih adanya.

Continue reading “Fungsi Dasar”