Sepuluh Persen

Ada 10% orang baik, 10% orang bermasalah, dan 80% mengikuti yang sedang dominan saja.

Ini pendapat teman tentang keadaan Indonesia saat ini. Rasio 20:80 sudah umum dikenal, disebut sebagai [Prinsip Pareto](http://en.wikipedia.org/wiki/Pareto_principle “Pareto Principle”). Dua puluh persen sumberdaya menggerakkan delapan puluh persen aktivitas. Dipilah menjadi dua kelompok di atas tampaknya untuk menekankan hal tsb. penting dalam kasus di sekitar kita. Saya juga pernah mendengar paparan salah seorang pegiat kegiatan pemberdayaan masyarakat yang menyebut untuk setiap kelompok yang terdiri atas lima orang, terdapat seorang yang menyetujui perbaikan, seorang “bikin onar”, dan sisanya “mengalir saja”. Yang dilakukan pegiat tadi adalah agar si baik dapat mengatasi pembikin onar, dengan demikian diikuti massa mengalir.

Continue reading “Sepuluh Persen”

Amanah dari Lipatan

Seperti paparan saya tentang memaksa diri sendiri agar disiplin
berkarya dan keyakinan bahwa jumlah latihan penting, seharusnya
sekarang ini saya dapat mengulang pemaksaan di masa lalu, misalnya
satu tulisan setiap hari, disebar ke beberapa tempat kegiatan blog.
Situs ini, [#direktif](http://direktif.web.id), [Google
Plus](https://plus.google.com/u/0/100145856129045595138/about), dan
satu lagi [Wislog](http://wislog.blogspot.com), harus diisi
secara rutin. Masak kalah oleh semangat memasang foto di Flickr?

Salah satu alat latihan yang sudah saya gunakan beberapa kali adalah
Facebook. Dengan ukuran teks yang lebih leluasan dibanding
mikroblog, Facebook terasa nyaman. Hal serupa yang terasa
mengasyikkan di Google Plus. Sayang juga jika ide-ide disebar
serampangan di mikroblog, apalagi ditandai urutan angka. Saya
setuju penuh dengan [tulisan Affan Basalamah tentang
kultwit](http://affanzbasalamah.wordpress.com/2011/04/04/10-alasan-kenapa-kultwit-harusnya-dijadikan-blog-saja/),
sampaikanlah dengan elegan.

Continue reading “Amanah dari Lipatan”