Author: Ikhlasul Amal

  • Amanah dari Lipatan

    Seperti paparan saya tentang memaksa diri sendiri agar disiplin berkarya dan keyakinan bahwa jumlah latihan penting, seharusnya sekarang ini saya dapat mengulang pemaksaan di masa lalu, misalnya satu tulisan setiap hari, disebar ke beberapa tempat kegiatan blog. Situs ini, #direktif, Google Plus, dan satu lagi Wislog, harus diisi secara rutin. Masak kalah oleh semangat memasang […]

  • Belanja Konsumsi Ramadan

    Ramadan 1432H hari ini berakhir. Salah satu pengulangan pembicaraan sejak sebelum Ramadan adalah konsumsi kaum muslimin/muslimat dalam “bulan menahan diri” ini. Terlihat dari perilaku sehari-hari di sekitar hingga perhitungan lembaga terkait, konsumsi umat Islam terlihat menaik. Sebagai tulisan yang bersifat introspeksi, tentu baik adanya: mengingatkan kita kaum muslimin agar senantiasa menjauhi pemborosan, karena “mubazir itu […]

  • Tinggal Sehari Besok

    “Tinggal sehari besok”, terdengar bisik-bisik seorang jemaah Subuh di masjid. Ada yang merasa tercekam akan berpisah dengan bulan mulia, ada juga yang seperti menghela nafas lega. Saya tidak ingin gegabah memvonis: masing-masing memiliki latar belakang dan tetap ada rahasia Allah terhadap kondisi hamba-Nya. Yang saya syukuri: beberapa kali saya bertemu tukang ojeg kenalan sedang salat […]

  • Kuliah Umum “Islam, Indonesia, dan Pancasila”

    Kemarin sore saya menyempatkan diri mendatangi Kuliah Umum yangdiselenggarakan Masjid Salman ITB. Berjudul Islam, Indonesia, dan Pancasila, kuliah umum disampaikan oleh Yudi Latif, penulis buku Negara Paripurna: Historitas, Rasionalitas dan Aktualitas Pancasila. Tema yang menarik bagi saya dengan harapan akan gambaran yang lebih teduh untuk mempertemukan agama dan kebangsaan. Sedikit yang membuat saya mengernyitkan dahi […]

  • Semarak di Awal, Harapan untuk Seterusnya

    Untuk sebagian orang yang sudah rutin mendirikan sholat berjemaah di masjid seyogyanya awal Ramadan membuatnya lebih berbahagia: masjid penuh diisi jemaah sholat Isya’, khotbah, dan sampai tarawih. Bacaan “amin” setelah Al Fathihah menggaung di dalam masjid. Hampir seperti sholat Jumat. Ini harus disyukuri, sampai hari-hari pertengahan Ramadan pun, jumlah barisan sholat masih lebih banyak dari […]

  • Ramadan Penjual Rujak

    Sekitar dua pekan lalu, penjual rujak yang mangkal dengan gerobaknya di seberang pintu gerbang masjid di hari Jumat, memberi tahu rencananya akan pulang kampung ke Garut, Jawa Barat, dari awal Ramadan. Saya memaklumi kondisinya sebagai penjual makanan yang kendati tidak ada larangan secara khusus untuk berjualan pada siang hari selama bulan puasa Ramadan, Saya malu, […]

  • Ayo Menulis!

    Inilah pentingnya latihan: mudah terlewat begitu saja, namun segera terasa jika diperlukan. Menindaklanjuti ajakan teman menulis artikel untuk majalah edisi terbatas yang mereka kelola, saya berusaha tidak tergesa-gesa dengan mengerjakan beberapa hari sebelum tenggat waktu. Ternyata gagasan tidak mengalir begitu saja ke jari-jemari di atas laptop. Seperti tumpul, serasa tersumbat. Celaka, bagaimana dengan rencana yang […]

  • Senja untuk Semua

    Di Santorini, sebuah pulau kecil di Yunani, mereka berdatangan untuk menikmati rumah-rumah menghadap ke pantai, songsong senja, amati belai terakhir matahari menyapu dinding, jendela, kincir angin, anak tangga, yang hampir semua dicat putih seolah ingin memberikan sebanyak mungkin cahaya untuk para pelancong. Sebuah harga untuk melepas penat warga Dunia Utara yang dingin dan pucat oleh […]

  • Fungsi Dasar

    Ini percakapan setengah dasawarsa lalu antara saya dengan seorang perempuan Betawi yang menikah dengan warga negara Belanda dan tinggal di desa sekitar 30 km dari Groningen, ibukota provinsi. Dia mengemukakan keheranannya tentang orang Belanda yang dia kenal (tentu sangat sedikit dan tidak menggambarkan keseluruhan penduduk Belanda) yang memilih tinggal di rumah sewa sepanjang hidupnya, tidak berinisiatif […]

  • Tim Tam Keju

    Tentang Tim Tam, saya tetap terkesan kala membaca pujian Douglas Bowman lima tahun lalu akan biskuit bersalut coklat dari Australia. Menarik buat saya mengingat biskuit ini dengan mudah diperoleh di Indonesia: dari tumpukan di rak camilan di swalayan hingga edisi mini di lapak-lapak PKL. Dapat dimaklumi: Douglas tinggal di San Fransisco dan Indonesia adalah jiran […]