Ayo Menulis!

Inilah pentingnya latihan: mudah terlewat begitu saja, namun segera terasa jika diperlukan.

Menindaklanjuti ajakan teman menulis artikel untuk majalah edisi terbatas yang mereka kelola, saya berusaha tidak tergesa-gesa dengan mengerjakan beberapa hari sebelum tenggat waktu. Ternyata gagasan tidak mengalir begitu saja ke jari-jemari di atas laptop. Seperti tumpul, serasa tersumbat. Celaka, bagaimana dengan rencana yang dicanangkan agar lebih sering menulis blog lagi?

Selain sudah berjanji membuatkan tulisan tsb., jika saya menyerah dengan membiarkan terkatung-katung keadaan akan lebih parah. Harus dipaksa, sesuai keyakinan saya bahwa latihan yang cukup –apalagi banyak– akan mendorong pada gagasan yang lebih luas dan lebih kreatif. Karena ide tidak turun begitu saja dari langit, bukan hasil berdiam diri semalaman, melainkan harus disambut dengan latihan keras.

Jika saya sendiri tidak mempraktikkan, bagaimana hendak meyakinkan hadirin pada acara Bloglicious 2011 untuk Bandung hari ini, saat saya memaparkan Kiat Beraktivitas Blog?

Ayo menulis: lagi, terus, dan berkelanjutan. Tentu ini catatan untuk saya sendiri, agar melecut lebih keras dan melesat lebih kuat.

Tim Tam Keju

Tentang Tim Tam, saya tetap terkesan kala membaca pujian Douglas Bowman lima tahun lalu akan biskuit bersalut coklat dari Australia. Menarik buat saya mengingat biskuit ini dengan mudah diperoleh di Indonesia: dari tumpukan di rak camilan di swalayan hingga edisi mini di lapak-lapak PKL. Dapat dimaklumi: Douglas tinggal di San Fransisco dan Indonesia adalah jiran Australia. Tim Tam untuk Indonesia sendiri diproduksi di Bekasi, semoga penyesuaian rasa dan harga untuk negeri ini tidak berbeda jauh dengan pujian kelezatan dan kekhasan yang disebut Douglas.

Ragam rasa yang disodorkan Tim Tam juga membuat hati meleleh untuk memilihnya sebagai biskuit stok di kulkas dan dikonsumsi nanti pada jam-jam “memamah biak.” Sebelumnya pilihan saya di antara Choco Cappuccino atau Choco Chocolate. Kebetulan keduanya disebut secara khusus di Wikipedia, “Dijual di Indonesia.”

Berikutnya coklat putih (White Chocolate) menjadikan bungkus Tim Tam mulai terlihat lebih cerah. Terpilih juga!

Terakhir, rasa keju (Cheese), ini dia!

New Timtam Orange Flavor
TimTam rasa keju (Cheese)